Surabayanews - Sekira 296 nelayan yang sebelumnya dilaporkan
hilang akibat terkena terjangan Topan Bopha, berhasil diselamatkan. Ini
menumbuhkan harapan masih banyak korban yang bisa diselamatkan.
Pihak berwenang Palau dan Filipina berhasil menyelamatkan nelayan yang dilaporkan hilang sejak topan itu melanda 4 Desember lalu. Hingga kini 900 jiwa dilaporkan tewas dan 635 lainnya hilang.
"Para nelayan itu diselamatkan oleh pasukan Angkatan Laut Filipina dengan pihak berwenang palau. Mereka dilaporkan terombang-ambing di laut selama hampir sepekan," ujar Kepala Penanganan Bencana Filipina Benito Ramos, seperti dikutip ABC News, Kamis (13/12/2012).
Ramos menambahkan, seluruh nelayan yang diselamatkan saat ini dirawat di rumah sakit. Mereka termasuk dalam lebih dari 300 nelayan Filipina yang dilaporkan hilang saat sedang melaut ketika Tophan Bopha menerjang.
Kini pihak berwenang Filipina masih menjadi 19 nelayan lain yang dinyatakan masih hilang. Mereka memfokuskan pencarian di sekitar perairan Indonesia setelah mendapatkan izin dari pihak berwenang Indonesia.
Terjangan Tophan Bopha yang kuat menyebabkan sebagian besar kota yang ada di Pulau Mindanao hancur. Topan yang disertai hujan deras dan memicu banjir dan longsor, membuat warga setempat menderita.
Korban yang selamat dari terjangan Topan Bopha di Filipina, melakukan aksi penjarahan terhadap toko dan beberapa gudang. Kelaparan memaksa mereka untuk melakukan aksi tersebut.
Sumber : http://international.okezone.com/read/2012/12/13/411/731634/dilaporkan-hilang-296-nelayan-berhasil-diselamatkan
Pihak berwenang Palau dan Filipina berhasil menyelamatkan nelayan yang dilaporkan hilang sejak topan itu melanda 4 Desember lalu. Hingga kini 900 jiwa dilaporkan tewas dan 635 lainnya hilang.
"Para nelayan itu diselamatkan oleh pasukan Angkatan Laut Filipina dengan pihak berwenang palau. Mereka dilaporkan terombang-ambing di laut selama hampir sepekan," ujar Kepala Penanganan Bencana Filipina Benito Ramos, seperti dikutip ABC News, Kamis (13/12/2012).
Ramos menambahkan, seluruh nelayan yang diselamatkan saat ini dirawat di rumah sakit. Mereka termasuk dalam lebih dari 300 nelayan Filipina yang dilaporkan hilang saat sedang melaut ketika Tophan Bopha menerjang.
Kini pihak berwenang Filipina masih menjadi 19 nelayan lain yang dinyatakan masih hilang. Mereka memfokuskan pencarian di sekitar perairan Indonesia setelah mendapatkan izin dari pihak berwenang Indonesia.
Terjangan Tophan Bopha yang kuat menyebabkan sebagian besar kota yang ada di Pulau Mindanao hancur. Topan yang disertai hujan deras dan memicu banjir dan longsor, membuat warga setempat menderita.
Korban yang selamat dari terjangan Topan Bopha di Filipina, melakukan aksi penjarahan terhadap toko dan beberapa gudang. Kelaparan memaksa mereka untuk melakukan aksi tersebut.
Sumber : http://international.okezone.com/read/2012/12/13/411/731634/dilaporkan-hilang-296-nelayan-berhasil-diselamatkan


0 komentar:
Post a Comment