Surabayanews - Pencarian korban longsor di pertambangan
emas ilegal di kawasan Gunung Kembar, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok,
Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (11/12/2012) pagi, dilanjutkan
warga sekitar.
Jumlah korban masih simpang siur mengingat tidak ada dara resmi mengenai identitas dan jumlah penambang ilegal yang berada di lokasi saat kejadian. Diperkirakan masih ada 21 penambang yang masih tertimbun. Jumlah tersebut berdasarkan keterangan dari para penambang yang berada di lokasi saat longsor terjadi.
Evakuasi dari tim SAR belum dilakukan secara resmi, namun sebagian warga dan penambang sudah mulai melakukan penyisiran. Tim SAR gabungan dari Kepolisian dan TNI sejauh ini baru mendata korban yang hilang sebelum melakukan penyisiran.
Para petambang tersebut tertimpa material longsor dari tebing setinggi sekira 150 meter.
Hingg Senin, 10 Desember sore kemarin, satu orang ditemukan tewas di Sungai Cipanengah dan empat lainnya mengalami luka parah.
Jumlah korban masih simpang siur mengingat tidak ada dara resmi mengenai identitas dan jumlah penambang ilegal yang berada di lokasi saat kejadian. Diperkirakan masih ada 21 penambang yang masih tertimbun. Jumlah tersebut berdasarkan keterangan dari para penambang yang berada di lokasi saat longsor terjadi.
Evakuasi dari tim SAR belum dilakukan secara resmi, namun sebagian warga dan penambang sudah mulai melakukan penyisiran. Tim SAR gabungan dari Kepolisian dan TNI sejauh ini baru mendata korban yang hilang sebelum melakukan penyisiran.
Para petambang tersebut tertimpa material longsor dari tebing setinggi sekira 150 meter.
Hingg Senin, 10 Desember sore kemarin, satu orang ditemukan tewas di Sungai Cipanengah dan empat lainnya mengalami luka parah.


0 komentar:
Post a Comment