Surabayanews - Utang mantan striker Persis Solo versi Liga Indonesia, Diego Mendieta
akhirnya semua terlunasi. Adalah kelompok suporter setia tim kebanggaan
publik Kota Bengawan, Pasoepati yang melunasi utang pemain asal Paraguay
itu. Pasoepati juga mentranster Rp21 juta untuk istri Diego di kampung
halamannya.
Puncak penggalangan dana dilakukan Pasoepati bertepatan dengan peringatan tujuh hari meninggalnya pemain bernama lengkap Diego Antonio Mendieta Romero. Acara tersebut dipusatkan di Mess Persis Solo versi Liga Indonesia yang terletak di Kompleksi Stadion R Maladi, Solo. Total penggalangan dana yang sudah dilakukan sejauh ini terkumpul hampir Rp25 juta.
Menteri Sosial Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pasoepati Muhammad Badres mengatakan, dana yang terhimpun sudah didistribusikan kepada pihak yang memiliki piutang dengan Diego. "Untuk membayar biaya nunggak kost Rp2,2 juta. Utang kepada penjaga mess Rp400 ribu, warung makan depan mess Rp1 juta dan utang pulsa Rp100 ribu. Semuanya sudah lunas dibayarkan," katanya, Rabu (12/12/2012).
Sisa uang hasil penggalangan dana juga dikirim ke rekening istri Diego, Valerina Alvarez di Paraguay. Uang yang dikirim untuk istri Diego cukup besar, Rp21 juta atau setara dengan gaji Diego di Persis selama satu bulan.
Badres melalui akun twitternya di @BadresPasoepati menginformasikan uang sumbangan yang tersisa sebanyak Rp21 juta sudah dikirim ke istri Diego. "Alhamdulillah, Rp21 juta sudah ditransfer ke istri Diego. Semoga manfaat Pasoepati hebat," tulisnya.
Diego terpaksa berutang kepada sejumlah pihak karena gajinya sebagai pesepakbola profesional tertunggak selama 4 bulan. Hak-hak Diego yang tertunggak sampai maut menjemput sebesar Rp131 juta. Rinciannya tunggakan 4 bulan sebesar Rp84 juta (Rp21 juta x 4 bulan) serta kekurangan dari uang muka kontrak Diego Rp47 juta.
"Kita tahu, di Solo ada dua Persis, yakni Persis versi LPIS dan versi LI. Kita punya kepedulian terhadap kedua Persis. Saat pelatih Persis Solo versi LPIS (Junedi) pada pertengahan April lalu meninggal, kita juga menggalang dana untuk keluarga yang ditinggalkannya," ujar Sekjen Pasoepati Anwar Sanusi
Sumber : http://bola.okezone.com/read/2012/12/12/49/731058/utang-diego-akhirnya-lunas
Puncak penggalangan dana dilakukan Pasoepati bertepatan dengan peringatan tujuh hari meninggalnya pemain bernama lengkap Diego Antonio Mendieta Romero. Acara tersebut dipusatkan di Mess Persis Solo versi Liga Indonesia yang terletak di Kompleksi Stadion R Maladi, Solo. Total penggalangan dana yang sudah dilakukan sejauh ini terkumpul hampir Rp25 juta.
Menteri Sosial Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pasoepati Muhammad Badres mengatakan, dana yang terhimpun sudah didistribusikan kepada pihak yang memiliki piutang dengan Diego. "Untuk membayar biaya nunggak kost Rp2,2 juta. Utang kepada penjaga mess Rp400 ribu, warung makan depan mess Rp1 juta dan utang pulsa Rp100 ribu. Semuanya sudah lunas dibayarkan," katanya, Rabu (12/12/2012).
Sisa uang hasil penggalangan dana juga dikirim ke rekening istri Diego, Valerina Alvarez di Paraguay. Uang yang dikirim untuk istri Diego cukup besar, Rp21 juta atau setara dengan gaji Diego di Persis selama satu bulan.
Badres melalui akun twitternya di @BadresPasoepati menginformasikan uang sumbangan yang tersisa sebanyak Rp21 juta sudah dikirim ke istri Diego. "Alhamdulillah, Rp21 juta sudah ditransfer ke istri Diego. Semoga manfaat Pasoepati hebat," tulisnya.
Diego terpaksa berutang kepada sejumlah pihak karena gajinya sebagai pesepakbola profesional tertunggak selama 4 bulan. Hak-hak Diego yang tertunggak sampai maut menjemput sebesar Rp131 juta. Rinciannya tunggakan 4 bulan sebesar Rp84 juta (Rp21 juta x 4 bulan) serta kekurangan dari uang muka kontrak Diego Rp47 juta.
"Kita tahu, di Solo ada dua Persis, yakni Persis versi LPIS dan versi LI. Kita punya kepedulian terhadap kedua Persis. Saat pelatih Persis Solo versi LPIS (Junedi) pada pertengahan April lalu meninggal, kita juga menggalang dana untuk keluarga yang ditinggalkannya," ujar Sekjen Pasoepati Anwar Sanusi
Sumber : http://bola.okezone.com/read/2012/12/12/49/731058/utang-diego-akhirnya-lunas


0 komentar:
Post a Comment