Travel Jakarta Lampung Palembang Terbaik 2024

Antar Trans merupakan penyedia jasa layanan tranportasi darat terkemuka di Jakarta yang menyediakan berbagai tujuan seperti Jabodetabek, Lampung hingga Palembang.

Antar Trans siap melayani Anda dengan layanan antar jemput sampai tujuan (door to door). Antar Trans memberikan harga yang sangat terjangkau dengan fasilitas terbaik. Seperti antar jemput alamat, AC, reclining ​seat, kursi eksekutif, makan siang/snack, air ​mineral, dan bagasi.


 

 

Surabayanews - LAS VEGAS - Petinju kebanggaan rakyat Filipina, Manny Pacquiao jatuh tak berdaya setelah wajahnya dihantam keras petinju Meksiko, Juan Manuel Marquez. Hal tersebut membuat istri dan ibunda Pacman memintanya untuk menggantung sarung tinju.

Pada laga yang berlangsung di MGM Arena, Minggu (9/11) pagi WIB tersebut, Pacman kalah Knockout (KO) pada ronde keenam. Kekalahan itu juga membuat dirinya gagal mempertahankan rekor tak terkalahkan dari Marquez. Tiga laga sebelumnya, Pacman menang dua kali, sedangkan satu lagi berakhir draw.

Ini merupakan kedua kalinya secara berturut-turut Pacman menderita kekalahan. Sebelumnya, pada Juni lalu, petinju berusia 33 tahun itu dipaksa melepas sabuk juara WBO Welterweight, usai dikalahkan petinju Amerika Serikat, Timothy Bradley. Hal tersebut membuat beberapa pihak beranggapan kalau ketangguhan Pacman telah berkurang.

Ketika ditanya apakah ia ingin suaminya pensiun, Istri Pacman, Maria Geraldine "Jinkee" Jamora secara tersirat mengiyakan. “Anda tahu jawabannya. Dia (Pacquiao) juga tahu apa yang saya inginkan,” ujar Jinkee, seperti dilansir Boxingscene, Selasa (11/12/2012).

Sementara itu, ibunda Pacman, Dionesia, yang tak pernah menyaksikan pertandingan anaknya secara Live, juga mengatakan hal sama. Bahkan, ia mengaku sudah sejak lama meminta Pacman menggantung sarung tinjunya.

“Sekarang sudah saatnya pensiun karena dia mulai bertinju pada usia muda. Saya selalu berdoa. Saya meminta Tuhan untuk memberitahunya agar berhenti,” ujar Dionesia, yang juga mengaku terkejut melihat bagaimana anaknya tersungkur pada laga melawan Marquez tersebut.

Kendati mendapat permintaan dari dua wanita yang disayanginya, Pacman tampaknya belum akan mengakhiri kariernya sebagai petinju dalam waktu dekat. Ia juga menuturkan bahwa kalah dalam suatu pertarungan merupakan hal biasa.

“Saya tak ingin menyakiti keluarga saya dan juga orang-orang yang mendukung mereka. Saya baik-baik saja. (Kemarin), saya hanya terlalu percaya diri. Ini adalah bagian dari pertandingan -kadang menang dan kadang kalah,” ujar Pacman, yang telah menelan lima kekalahan sejak memulai karier profesionalnya.

0 komentar:

Post a Comment

 
Blogger TemplateSurabaya News Info © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top