Surabayanews - Dua pemuda babak belur dihajar warga lantaran
kepergok membobol warung kelontongan di Jalan Cempaka Bawah, RT.12
RW.07, Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (13/12/2012)
sekira pukul 04.00 WIB.
Menurut saksi mata, Sri Astuti (42), dia melihat dua pemuda, yang tak lain adalah tetangganya, sedang mencongkel sebuah warung. "Pas jam 03.00 WIB, saya lagi masak buat dagang. Saya dengar suara berisik kayak orang lagi ambil sesuatu di warung sebelah," ujarnya di Mapolsek Palmerah, Kamis (13/12/2012).
Kata Iin, sapaan akrab Sri Astuti, seorang pelaku berbicara menggunakan bahasa isyarat kepada temannya yang sedang beraksi membobol warung. "Saya dengar orangnya ngomong, Kuenya sudah matang belum, Ya sudah saya bilangin saja pemiliknya," tuturnya.
Setelah diberitahu Iin, pemilik warung langsung menyeret pelaku pembobolan warungnya. "Pelakunya ditarik sendiri sama yang punya warung, karena rumahnya tidak jauh," lanjutnya.
Iin menuturkan, wilayahnya kerap menjadi sasaran maling. "Tahun lalu, dia (korban) pernah kehilangan juga, tapi rokok 1 kardus. Salah satu pelaku memang tetangga kami. Dia enggak kerja kalau malam cuma mengamen," lanjutnya.
Sementara itu, korban Faisal (35) mengaku kerap kehilangan barang-barang yang ada di warungnya. "Tahun kemarin 1 kardus rokok seharga Rp8 jutaan. Sekarang yang diambil 4 kantong minyak goreng, pelakunya itu-itu saja," ujarnya.
Pada pukul 07.00 WIB, Faisal bersama warga sekitar langsung menggereduk rumah pelaku dan menyeretnya ke kantor polisi.Pelaku yang melakukan pencongkelan tersebut ada dua orang yakni, Abet dan Ramdhani.
Sumber : http://jakarta.okezone.com/read/2012/12/13/500/731597/nyolong-minyak-goreng-dua-pemuda-babak-belur
Menurut saksi mata, Sri Astuti (42), dia melihat dua pemuda, yang tak lain adalah tetangganya, sedang mencongkel sebuah warung. "Pas jam 03.00 WIB, saya lagi masak buat dagang. Saya dengar suara berisik kayak orang lagi ambil sesuatu di warung sebelah," ujarnya di Mapolsek Palmerah, Kamis (13/12/2012).
Kata Iin, sapaan akrab Sri Astuti, seorang pelaku berbicara menggunakan bahasa isyarat kepada temannya yang sedang beraksi membobol warung. "Saya dengar orangnya ngomong, Kuenya sudah matang belum, Ya sudah saya bilangin saja pemiliknya," tuturnya.
Setelah diberitahu Iin, pemilik warung langsung menyeret pelaku pembobolan warungnya. "Pelakunya ditarik sendiri sama yang punya warung, karena rumahnya tidak jauh," lanjutnya.
Iin menuturkan, wilayahnya kerap menjadi sasaran maling. "Tahun lalu, dia (korban) pernah kehilangan juga, tapi rokok 1 kardus. Salah satu pelaku memang tetangga kami. Dia enggak kerja kalau malam cuma mengamen," lanjutnya.
Sementara itu, korban Faisal (35) mengaku kerap kehilangan barang-barang yang ada di warungnya. "Tahun kemarin 1 kardus rokok seharga Rp8 jutaan. Sekarang yang diambil 4 kantong minyak goreng, pelakunya itu-itu saja," ujarnya.
Pada pukul 07.00 WIB, Faisal bersama warga sekitar langsung menggereduk rumah pelaku dan menyeretnya ke kantor polisi.Pelaku yang melakukan pencongkelan tersebut ada dua orang yakni, Abet dan Ramdhani.
Sumber : http://jakarta.okezone.com/read/2012/12/13/500/731597/nyolong-minyak-goreng-dua-pemuda-babak-belur


0 komentar:
Post a Comment