Travel Jakarta Lampung Palembang Terbaik 2024

Antar Trans merupakan penyedia jasa layanan tranportasi darat terkemuka di Jakarta yang menyediakan berbagai tujuan seperti Jabodetabek, Lampung hingga Palembang.

Antar Trans siap melayani Anda dengan layanan antar jemput sampai tujuan (door to door). Antar Trans memberikan harga yang sangat terjangkau dengan fasilitas terbaik. Seperti antar jemput alamat, AC, reclining ​seat, kursi eksekutif, makan siang/snack, air ​mineral, dan bagasi.


 

 

Surabayanews - WASHINGTON - Politisi senior Amerika Serikat (AS), Senator Daniel Inouye, menghembuskan nafas terakhirnya pada usianya yang ke-88 tahun. Inouye merupakan Senator Hawaii keturunan Jepang yang membantu penyelidikan kasus skandal Iran dan gerakan pemberontak Nikaragua, Contra.

"Aloha," ucapan itu menjadi ucapan terakhir Inouye sebelum meninggal dunia. Inouye meninggal karena karena menderita komplikasi di pernapasannya. Demikian, seperti diberitakan Reuters, Selasa (18/12/2012).

Senator Demokrat itu meninggal dunia di Walter Reed National Military Medical Center, Maryland. Pengumuman kematian Inouye diutarakan oleh Senator Harry Reid.

Presiden Barack Obama pun berkomentar dan menyebut Inouye sebagai "pahlawan senjati Amerika" karena jasanya dalam Perang Dunia, serta kinerjanya di Capitol Hill. Di bawah undang-undang Hawaii, Gubernur Neil Abercrombie akan menunjuk seorang pengganti Inouye, sampai seorang senator baru ditunjuk pada pemilu 2014.

Inouye adalah salah satu senator yang cukup berpengaruh di Negeri Paman Sam. Ayah Inouye adalah seorang imigran Jepang, namun ibunya merupakan warga pribumi Hawaii. Inouye dan keluarganya sempat diejek di era Perang Dunia II dan dianggap bak makhluk luar angkasa.

Meski demikian, karier politik Inouye terus melonjak dan Inouye pun dinobatkan sebagai salah satu pejabat keturunan Asia di AS. Pada dekade 1970 silam, Inouye aktif dalam Komite Intelijen di Senat AS.

Inouye turut menyelidiki skandal yang melibatkan AS dan Iran atau yang sering disebut dengan nama "Skandal Iran-Contra." Pada saat itu, AS yang dipimpin oleh mendiang Ronald Reagan mendukung pemberontak anti-komunis Nikaragua dengan penjualan misil ke Iran yang tengah berperang dengan Irak.

Saat itu, Inouye aktif mengkritik pemerintahan Reagan karena Reagan dianggap mengabaikan hukum untuk memenuhi kepentignan nasional AS. Inouye pun menyebut pemerintahan Reagan sebagai pemerintahan bayangan.

Sumber : 
 http://international.okezone.com/read/2012/12/18/414/733639/penyelidik-skandal-iran-contra-meninggal-dunia

0 komentar:

Post a Comment

 
Blogger TemplateSurabaya News Info © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top