Surabayanews - SISSONVILLE - Sekira empat rumah dilalap api dan
akhirnya hancur akibat dilalap api yang berasal dari meledaknya saluran
pipa gas di Amerika Serikat (AS). Besarnya kobaran api bahkan membuat
aspal jalanan meleleh.
Pihak berwenang di Sissonville, West Virginia menambahkan, lima rumah lagi dikabarkan mengalami kerusakan berat akibat kebakaran ini dan beberapa warga terpaksa dirawat karena menghirup asap berlebihan. Tetapi dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
"Mereka benar-benar beruntung. Tidak ada warga yang berada di dalam rumah saat kejadian. Sebagian besar dari mereka sedang bekerja dan seorang pria sedang pergi berburu," ujar Gubernur Earl Ray Tomblin, yang datang melihat lokasi kebakaran, seperti dikutip Associated Press, Rabu (12/12/2012).
Sedangkan juru bicara kepolisian setempat Sersan Michael Baylous mengatakan, ada kemungkinan terjadi ledakan susulan. Dirinya pun meminta warga untuk tetap berada di dalam rumah dan tidak mendekati lokasi kebakaran.
Ledakan terjadi di jalur pipa gas antara Sissonville dan Pocatalico pada pukul 1:00 siang waktu setempat. Pipa yang meledak itu dimiliki oleh NiSource Inc. Saat ini aliran gas sudah dimatikan agar tidak menimbulkan dampak lebih buruk.
"Apinya benar-benar panas dan berada di bagian bawah jalan raya. Api itu seperti memasak aspal jalan tersebut," tutur Ketua Komisi Wilayah Kanawha Kent Carper.
Selain melelehkan jalan raya, api tersebut juga melelehkan pembatas jalan dan beberapa penunjuk arah yang ada di jalan raya itu. Bahkan beberapa bagian dari bukit juga turut terbakar akibat api ini.
Pihak NiSource masih terus mencari penyebab meledaknya jalur pipa gas tersebut. Juru bicara perusahaan Mike Banas menegaskan, pihaknya masih terus mengumpulkan fakta yang menyelimuti ledakan.
Pihak berwenang di Sissonville, West Virginia menambahkan, lima rumah lagi dikabarkan mengalami kerusakan berat akibat kebakaran ini dan beberapa warga terpaksa dirawat karena menghirup asap berlebihan. Tetapi dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
"Mereka benar-benar beruntung. Tidak ada warga yang berada di dalam rumah saat kejadian. Sebagian besar dari mereka sedang bekerja dan seorang pria sedang pergi berburu," ujar Gubernur Earl Ray Tomblin, yang datang melihat lokasi kebakaran, seperti dikutip Associated Press, Rabu (12/12/2012).
Sedangkan juru bicara kepolisian setempat Sersan Michael Baylous mengatakan, ada kemungkinan terjadi ledakan susulan. Dirinya pun meminta warga untuk tetap berada di dalam rumah dan tidak mendekati lokasi kebakaran.
Ledakan terjadi di jalur pipa gas antara Sissonville dan Pocatalico pada pukul 1:00 siang waktu setempat. Pipa yang meledak itu dimiliki oleh NiSource Inc. Saat ini aliran gas sudah dimatikan agar tidak menimbulkan dampak lebih buruk.
"Apinya benar-benar panas dan berada di bagian bawah jalan raya. Api itu seperti memasak aspal jalan tersebut," tutur Ketua Komisi Wilayah Kanawha Kent Carper.
Selain melelehkan jalan raya, api tersebut juga melelehkan pembatas jalan dan beberapa penunjuk arah yang ada di jalan raya itu. Bahkan beberapa bagian dari bukit juga turut terbakar akibat api ini.
Pihak NiSource masih terus mencari penyebab meledaknya jalur pipa gas tersebut. Juru bicara perusahaan Mike Banas menegaskan, pihaknya masih terus mengumpulkan fakta yang menyelimuti ledakan.


0 komentar:
Post a Comment