Surabayanews - Entah apa yang ada di pikiran Ronal
Setiawan (16), yang akrab disapa Iwal, siswa kelas XI SMK Kesuma Bangsa
Depok yang nekat mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri. Diduga ia
nekat mengakhiri hidupnya karena takut ketahuan ayahnya sering membolos
di sekolah.
Rumah duka Iwal yang terletak di Jalan Sempu Raya, Gang Damai RT 03/RT04 Nomor 34, Beji, Depok, saat ini nampak dipenuhi teman-temannya yang datang melayat.
"Saya juga kaget enggak tau kenapa bisa bunuh diri, kalau kata kakaknya sih dia takut ketahuan banyak absen di sekolah, kakaknya juga satu sekolah sama Iwal," ujar Januar, teman sekolah Iwal, Sabtu (22/12/2012).
Selama ini, Iwal tidak pernah bercerita bahwa ia terlibat suatu masalah. Namun dari cerita kakak korban yang bernama Septi, korban nekat bunuh diri karena takut ketahuan sering bolos sekolah.
"Hari ini kan pembagian rapor," imbuh Januar.
Sementara itu, Hanna, teman sekelas korban menyebut korban sebagai sosok yang ceria di kelas. Ia dikenal sering melontarkan lelucon didepan teman-temannya.
"Guru-guru juga senang, dia orangnya emang berbaur sih," tutur Hanna.
Iwan tewas setelah menggantung dirinya dengan menggunakan kabel listrik. Remaja yang akrab dipanggil Iwal itu ditemukan sekitar pukul 05.30 oleh ibu angkat Iwal, Murnawati tengah menggantung diri dengan menggunakan seutas kabel untuk meregang nyawa.
"Dia bersandar di kusen pintu jadi keluarga tidak curiga," ujar Paman Iwal, Aceng.
Iwal sempat dibawa ke Rumah Sakit Graha Permata Ibu, namun sayang nyawanya tidak tertolong. Kasus ini diselidiki Polsek Beji.
sumber:
http://jakarta.okezone.com/read/2012/12/22/501/735817/takut-nilai-rapor-jelek-siswa-smk-di-depok-gantung-diri

0 komentar:
Post a Comment