Tarif Seorang pelacur yang termahal di dunia - Satu per satu pesepakbola Timnas Inggris berjatuhan oleh skandal seksual
maupun perselingkuhan. Setelah Frank Lampard, John Terry, Ashley Cole,
Jermain Defoe, Peter Crouch, dan Wayne Rooney, pesepakbola yang
dianggap sebagai suami idaman, David Beckham, akhirnya diterpa isu
mengerikan: berselingkuh dengan seorang wanita pekerja seks komersial,
Irma Nici. Si wanita sendiri yang membeberkan perselingkuhan Beckham
pada majalah Touch Weekly.
Dalam situs online-nya, majalah terbitan Amerika Serikat tersebut
menyebutkan, suami Victoria tersebut harus merogoh kocek setidaknya
sekitar Rp90 juta untuk sekali kencan dengan Nici. Tarif super mahal
tersebut jelas sebanding dengan reputasi Irma Nici di dunia
perpelacuran negeri Amerika Serikat (bandingkan dengan tarif
selingkuhan Wayne Rooney, Jennifer Thompson, yang hanya Rp16 juta
semalam).
Ya, Nici memang terkenal sebagai pelacur papan atas di Negeri Paman Sam. Wanita yang tergabung dalam rumah bordir Manhattan Madam milik germo Kristin Davis tersebut dikenal sebagai wanita yang punya pelanggan kalangan selebritis papan atas dan politikus. Sang germo, Kristin Davis, bahkan sempat mencalonkan diri sebagai gubernur New York.
Dalam wawancaranya dengan Touch Weekly Nici berkisah bahwa dia pernah terlibat ‘threesome’ dengan pesepakbola asal Inggris tersebut tanpa menggunakan pengaman.
“Semua wanita bermimpi untuk bersama dia dan aku mendapatkan kesempatan itu,” kata Nici.
Nici mengaku sangat senang bisa bercinta dengan Beckham, salah satu pria yang menurutnya pria tertampan di dunia. Ia selalu memuji Beckham sebagai pria yang hebat. “Ia sangat hebat, lembut dan baik hati. Dia tahu apa yang dia lakukan,” beber Nici. Dalam situs pribadi Nici sendiri, www.irmanici.com, diumumkan berita pengakuan dirinya.
Sejauh ini belum ada bantahan dari Beckham maupun tanggapan dari sang istri, Victoria. Kedua pasangan selebritis tersebut, telah menikah selama 11 tahun dan telah dikaruniai tiga orang putra yakni, Brooklyn, Romeo dan Cruz. Tidak sekarang saja Beckham diisukan berselingkuh. Sebelumnya, beberapa kali ia dikabarkan terlibat hubungan cinta, termasuk dengan salah seorang selebritis asal Malaysia.
Sumber:http://unikboss.blogspot.com/2010/09/tarif-pelacur-termahal-di-dunia.html
Dalam situs online-nya, majalah terbitan Amerika Serikat tersebut
menyebutkan, suami Victoria tersebut harus merogoh kocek setidaknya
sekitar Rp90 juta untuk sekali kencan dengan Nici. Tarif super mahal
tersebut jelas sebanding dengan reputasi Irma Nici di dunia
perpelacuran negeri Amerika Serikat (bandingkan dengan tarif
selingkuhan Wayne Rooney, Jennifer Thompson, yang hanya Rp16 juta
semalam).Ya, Nici memang terkenal sebagai pelacur papan atas di Negeri Paman Sam. Wanita yang tergabung dalam rumah bordir Manhattan Madam milik germo Kristin Davis tersebut dikenal sebagai wanita yang punya pelanggan kalangan selebritis papan atas dan politikus. Sang germo, Kristin Davis, bahkan sempat mencalonkan diri sebagai gubernur New York.
Dalam wawancaranya dengan Touch Weekly Nici berkisah bahwa dia pernah terlibat ‘threesome’ dengan pesepakbola asal Inggris tersebut tanpa menggunakan pengaman.
“Semua wanita bermimpi untuk bersama dia dan aku mendapatkan kesempatan itu,” kata Nici.
Nici mengaku sangat senang bisa bercinta dengan Beckham, salah satu pria yang menurutnya pria tertampan di dunia. Ia selalu memuji Beckham sebagai pria yang hebat. “Ia sangat hebat, lembut dan baik hati. Dia tahu apa yang dia lakukan,” beber Nici. Dalam situs pribadi Nici sendiri, www.irmanici.com, diumumkan berita pengakuan dirinya.
Sejauh ini belum ada bantahan dari Beckham maupun tanggapan dari sang istri, Victoria. Kedua pasangan selebritis tersebut, telah menikah selama 11 tahun dan telah dikaruniai tiga orang putra yakni, Brooklyn, Romeo dan Cruz. Tidak sekarang saja Beckham diisukan berselingkuh. Sebelumnya, beberapa kali ia dikabarkan terlibat hubungan cinta, termasuk dengan salah seorang selebritis asal Malaysia.
Sumber:http://unikboss.blogspot.com/2010/09/tarif-pelacur-termahal-di-dunia.html

0 komentar:
Post a Comment