Toyota Astra Motor (TAM) hari ini meluncurkan jagoan terbarunya di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV), Nav1 (Navigator One).
Mobil yang aslinya memiliki nama Noah itu akan mengisi segmen di atas Toyota Innova dan di bawah Alphard.
Mobil keluarga tujuh penumpang dengan desain boxy itu diplot untuk melawan Nissan Serena dan Mazda Biante. MPV ini akan ditawarkan dalam dua tipe (G dan V) dan bertansmisi otomatis.
Mengenai harga yang akan ditawarkan, TAM akan melepas Nav1 tipe G Rp378 juta, sedangkan untuk tipe V Rp398 juta.
Di negara asalnya, Toyota Noah menggunakan mesin 3ZR-FAE berkapasitas 2.000 yang dilengkapi teknologi Valvematic. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga mencapai 158 dk pada putaran mesin 6.200 RPM dan torsi makismal 196 Nm pada 4.400 RPM
Toyota Noah sebenarnya sudah lama hadir di Indonesia melalui importir umum. Pada 2003 hingga 2005, mobil ini memiliki dua nama, yaitu Toyota Noah dan Toyota Voxy.
Rencananya mobil ini diproduksi di pabrik Toyota di Karawang, Jawa Barat. TAM tidak akan menggunakan nama Noah di Indonesia. Mereka menggantinya dengan nama yang kental nuasa Indonesia.
Mobil yang aslinya memiliki nama Noah itu akan mengisi segmen di atas Toyota Innova dan di bawah Alphard.
Mobil keluarga tujuh penumpang dengan desain boxy itu diplot untuk melawan Nissan Serena dan Mazda Biante. MPV ini akan ditawarkan dalam dua tipe (G dan V) dan bertansmisi otomatis.
Mengenai harga yang akan ditawarkan, TAM akan melepas Nav1 tipe G Rp378 juta, sedangkan untuk tipe V Rp398 juta.
Di negara asalnya, Toyota Noah menggunakan mesin 3ZR-FAE berkapasitas 2.000 yang dilengkapi teknologi Valvematic. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga mencapai 158 dk pada putaran mesin 6.200 RPM dan torsi makismal 196 Nm pada 4.400 RPM
Toyota Noah sebenarnya sudah lama hadir di Indonesia melalui importir umum. Pada 2003 hingga 2005, mobil ini memiliki dua nama, yaitu Toyota Noah dan Toyota Voxy.
Rencananya mobil ini diproduksi di pabrik Toyota di Karawang, Jawa Barat. TAM tidak akan menggunakan nama Noah di Indonesia. Mereka menggantinya dengan nama yang kental nuasa Indonesia.


0 komentar:
Post a Comment