Banyak mitos beredar seputar kesehatan
reproduksi. Agar tidak tersesat informasi yang salah, berikut fakta
sebenarnya tentang fungsi dan sistem reproduksi yang perlu Anda cermati.
1. MITOS: Permpuan yang lebih cepat mendapat haid pertama = perempuan nakal
FAKTA:
Tidak ada hubungannya antara menarche dengan perilaku nakal. Menarche
pada usia 10-15 tahun dipengaruhi faktor gizi dan keturunan. Semakin
muda usia menarche, semakin tua usia menopause.
2. MITOS: Perawan akan berdarah pada hubungan seks pertama atau malam pertama
FAKTA:
Keperawanan punya aspek fisik yang mengacu pada selaput dara dan aspek
sosial yang mengacu pada seorang yang pernah berhubungan seksual.
Selaput dara memiliki bentuk elastis. Perempuan akan mengeluarkan cairan
vagina jika terangsang sehingga tidak semua perempuan mengalami
pendarahan saat berhubungan seks untuk pertama kalinya.
3. MITOS: Masturbasi atau onani hanya dilakukan pria dan menyebabkan dengkul kopong
FAKTA:
Masturbasi bisa dilakukan baik perempuan ataupun laki-laki. Dan
perilaku ini bisa menyebabkan luka, keletihan dan kelelahan jika
berlebihan, merasa berdosa dan tidak konsentrasi, ketergantungan dan
tidak merasa butuh pasangan.
4. MITOS: Orang hiperseks, jalan mengangkang dan bentuk bokong rata
FAKTA: Ini tidak berhubungan dan hanya pasangannya yang tahu bahwa ia hiperseks.
5. MITOS: Payudara bisa diperbesar dengan meremasnya
FAKTA:
Besar kecilnya payudara disebabkan faktor keturunan. Meremas hanya
memperbesar sementara karena rangsangan. Sementara itu, payudara besar
tidak mempengaruhi jumlah produksi ASI.
6. MITOS: Hubungan seks sekali tidak menyebabkan hamil
FAKTA: Pertemuan sperma dan sel telur dapat menyebabkan kehamilan walaupun hanya berhubungan seks sekali.
7. MITOS: Makan nanas menyebabkan keguguran
FAKTA:
Apapun yang dimakan secara berlebihan akan menyebabkan gangguan.
Pengaruh makanan akan berdampak pada lambung dan usus, bukan pada alat
reproduksi.
4 Cara Jaga Organ Reproduksi:
- Mengganti celana dalam minimal dua kali sehari.
- Bersihkan kotoran dari arah vagina ke anus dengan air bersih dan gerakan vertikal dengan handuk bersih atau tisu, kering, tidak lembab dan berbau.
- Cukur atau rapikan rambut kemaluan.
- Hindari memakai celana ketat dan menggunakan pembilas vagina kecuali ada indikasi medis.
Source: GoodHouseKeeping, Edisi Oktober 2012, Halaman 51


0 komentar:
Post a Comment