Lembaga Survei Sengaja Untuk Pojokkan PD
Berita Jakarta - Usai melakukan konsolidasi antar kader, baik melalui penandatangan pakta integritas dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), elektabilitas Partai Demokrat (PD) belum terlihat membaik. Hal tersebut dapat terlihat dari elektabilitas PD, dalam survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Jakarta (LSJ). Dalam survei tersebut, elektabilitas partai pemenang pemilu itu, hanya mencapai 6,9 persen.
Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Umum PD, Max Sopacua menuding bahwa banyak survei yang sengaja memojokkan PD.
"Saya sih masa bodo, survei-survei itu kan bermunculan setelah Rapimnas yang memang sengaja ingin memojokkan Partai Demokrat," ujar Max saat berbincang dengan Okezone, Jakarta, Rabu (20/2/2013).
Menurut dia, hanya buang waktu jika seluruh survey ditanggapi. "Capek, kalau semuanya ditanggapin, cukup itu yang terakhir itu dari Saiful Muzani Research Consulting (SMRC)," tuturnya.
Sebelumnya, hasil jajak pendapat Lembaga Survei Jakarta (LSJ), PD hanya memperoleh 6,9 persen suara atau hanya berada di peringkat keempat setelah Golkar, PDI Perjuangan, dan Gerindra.
Berikut elektabiltas 10 partai politik peserta Pemilu 2014 hasil survei Lembaga Survei Jakarta (LSJ):
Partai Golkar: 18,5 persen
PDI Perjuangan: 16,5 persen
Partai Gerindra: 10,3 persen
Partai Demokrat: 6,9 persen
Partai Hanura: 5,8 persen
Partai NasDem: 4,5 persen
PKS: 2,6 persen
PAN: 2,5 persen
PPP: 2,4 persen
PKB: 1,8 persen
Undecided: 28,2 persen

