Travel Jakarta Lampung Palembang Terbaik 2024

Antar Trans merupakan penyedia jasa layanan tranportasi darat terkemuka di Jakarta yang menyediakan berbagai tujuan seperti Jabodetabek, Lampung hingga Palembang.

Antar Trans siap melayani Anda dengan layanan antar jemput sampai tujuan (door to door). Antar Trans memberikan harga yang sangat terjangkau dengan fasilitas terbaik. Seperti antar jemput alamat, AC, reclining ​seat, kursi eksekutif, makan siang/snack, air ​mineral, dan bagasi.


 

 


BANDUNG - PDI Perjuangan Jawa Barat, menduga ada oknum atau penyusup yang sengaja ingin memperkeruh keadaan, saat kampanye terbuka Cagub/Cawagub Jabar Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki.

Hal tersebut terkait insiden yang mengarah pada tindak kekerasan terhadap seorang wartawan salah satu media online nasional, oleh pria berbaju kotak-kotak plus ikat kepala batik, sore tadi.

Wakil Koordinator Pemenangan Rieke-Teten, Waras Wasisto, mengaku langsung mengecek keberadaan pria yang melarang wartawan tersebut ke DPC Kabupaten Bandung, ke DPD Jabar, maupun ke DPP Jakarta.

"Setelah kita cek ternyata dia bukan Satgas dari Kabupaten Bandung, bukan juga Paspampres atau Satgas dari DPP. Jadi ada pendukung atau mungkin penyusup yang pakai baju kotak-kotak, " kata Wakil Koordinator Pemenangan Rieke-Teten, Waras Wasisto, saat dikonfirmasi melalui telefon, Sabtu (16/2/2013).

Selain itu, lanjut Waras, sejak awal pihaknya sudah berkoordinasi mulai dari DPP, DPD, hingga DPC bahwa tidak ada pengawalan khusus terhadap kandidat. Bahkan pengawalan dari Polda Jabar juga sudah mendapat pengarahan tentang kampanye terbuka ini.

"Artinya tidak boleh menghalang-halangi apalagi berkaitan dengan media, itu buat kami Paten (Pitaloka-Teten) sangat-sangat penting. Jadi tidak ada yang misalnya ngambil gambar enggak boleh, foto enggak boleh, itu enggak ada, " ungkapnya.

Pihaknya juga sudah mengatur siapa saja satgas yang harus berada di atas panggung, maupun pengawal atau sekertaris pribadi Megawati dan tamu VIP seperti Jokowi, Rano Kaarno, dan lainnya.

"Sebetulnya kalau tadi tak ada oknum yah fine-fine saja. Ini biasa orang mau cari tampang memang sengaja disususupkan untuk sok ikut ngatur, " katanya.

Waras menjelaskan, satgas memiliki pakaian khusus satgas berwarna hitam-hitam plus logo satgas. Tidak ada satgas yang mengenakan kemeja kotak-kotak. Sehingga seandainya pria yang melakukan pelarangan itu simpatisan, tentu tidak memiliki kewenangan melarang-larang, apalagi melarang wartawan.

"Satgas pun hanya menjaga keamanan tamu-tamu VIP dan kandidat, dan tidak boleh melarang-melarang wartawan di SOP (Standar Operasional Prosedur)-nya, " tegasnya.

Atas kejadian itu, dari pihak Rieke-Teten sudah menyampaikan permohonan maaf langsung secara pribadi kepada Andrian. "Kita juga secara pribadi dan secara tim minta maaf, " ucapnya.

Sebelumnya insiden yang mengarah kepada tindak kekerasan menodai kampanye Paten. Salah seorang  wartawan media online, Andrian Salam, didorong oleh oknum simpatisan yang memakai baju kotak-kotak. Pendorongan ini nyaris membuat Andrian terjatuh dari atas panggung. Namun setelah kejadian, oknum tersebut pergi entah ke mana.

Sementara itu, Andrian mengaku sudah ditelefon oleh Rieke langsung dan sudah menerima permohonan maafnya. Saat ini pihak Paten tengah memonitor oknum simpatisan tersebut. " Saya harap oknum tersebut ditindak, " tuturnya.
(ydh)

 
Blogger TemplateSurabaya News Info © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top