Surabayanews.info – Pelatih Juventus, Antonio Conte, mengakui bahwa dia dan timnya kurang pengalaman di kompetisi Eropa, sehingga ini merupakan mimpi bagi Bianconeri untuk bisa melaju ke babak perempatfinal Liga Champions.
Juventus menyingkirkan Celtic di babak 16 besar Liga Champions setelah unggul agregat 5-0. Selain itu, Bianconeri juga mencetak rekor terbaik kedua di Liga Champions sebagai tim yang punya pertahanan terbaik, karena mereka terus clean sheet selama 495 menit pertandingan.
"Statistik tentu membuat kami tersenyum, karena mereka menunjukkan perjalanan hebat kami di kompetisi ini. Ini adalah pertama kami di Liga Champions setelah bertahun-tahun, sementara ini adalah yang pertama bagi saya sebagai pelatih, dan banyak dari pemain kami," kata Conte, seperti dilansir Mediaset, Kamis (7/3/2013).
"Liga Champions merupakan mimpi indah yang kami dapatkan musim lalu dengan memenangkan Scudetto. Kami mendapat melalui grup yang benar-benar sulit, lalu kami mampu lolos ke perempatfinal, dan kami sangat senang,” ujar mantan pelatih Atalanta ini.
Berbicara tentang peluang Juventus memenangkan Liga Champions dan kompetisi Serie A musim ini, Conte melihat hal itu sebagai hal yang sulit, karena butuh konsistensi permainan pada dua kompetisi yang berat. Dia juga tak ingin banyak sesumbar mengenai kemampuan timnya di level Eropa.
"Ini semua sangat mudah bila dikatakan (peluang juara Liga Champions), tapi kami harus menjaga kaki kami untuk tetap di tanah. Tanpa kerendahan hati, maka akan sulit untuk kami mengulang kesuksesan kami di Serie A, dan di Eropa, kami juga butuh energi ekstra,” terang mantan pelatih Bari ini.
"Ini adalah pengalaman pertama kami bermain di dua kompetisi besar, jadi kami belajar dan itu adalah tantangan baru bagi kami,” ucapnya. “Ini tidak akan mudah, tapi yang penting adalah kami sedang membangun sesuatu yang istimewa di Juventus,” tuntasnya.
Sumber: http://bola.okezone.com/read/2013/03/07/261/772133/juve-punya-peluang-double-conte-ogah-sesumbar

