Bayern Munich telah mengumumkan pelatih anyar mereka, Josep ‘Pep’ Guardiola, meskipun baru akan mulai bekerja setelah musim ini berakhir. Namun, perbincangan terus-menerus tentang Guardiola mendapat kritik dari eks pemain Die Roten, Michael Ballack, karena menurutnya, hal itu menunjukkan tak adanya rasa hormat kepada pelatih saat ini, Jupp Heynckes.
Pengumuman yang dilakukan Munich pada Januari lalu itu memang cukup mengejutkan, mengingat pada umumnya hal tersebut dilakukan pada musim panas. Apalagi, musim ini, di bawah arahan Heynckes, Die Roten begitu superior di semua kompetisi -Bundesliga, DFB-Pokal, dan Liga Champions- dan berpeluang meraih treble
“Guardiola bukan pelatih biasa dan telah meraih kesuksesan hebat. (Tapi), bagaimanapun, hingga musim panas, kita harus menghormati tim di bawah kendali Jupp Heynckes,” ujar Ballack kepada Spox.com, seperti dilansir Goal, Sabtu (9/3/2013).
“Jika Anda mencapai kesepakatan, tentu media akan berbicara tentang Pep Guardiola. Tapi, saya pikir, hal itu merupakan bentuk tidak respek pada Jupp Heynckes, yang saat ini masih melakukan pekerjaannya, dan itu ia lakukan dengan hebat,” sambung mantan pemain Chelsea dan Bayer Leverkusen tersebut.
Tak lupa, Ballack juga memuji performa yang ditunjukkan Munich tahun ini. Setelah pada musim 2011/12 lalu tak meraih satu pun gelar, Ballack yakin kalau mereka akan mendapatkannya pada tahun ini, termasuk gelar paling bergengsi di tanah Eropa, Liga Champions.
“Bayern memiliki para pemain top dalam beberapa tahun terakhir, dan mereka memiliki kualitas untuk memenangi Liga Champions. Bukan sebagai underdog, tapi tentu saja sebagai salah satu favorit. Saya pikir, tak butuh waktu lama bagi mereka untuk meraih trofi lagi,” pungkas pria berusia 36 tahun tersebut.
Sumber

