Surabayanews - Akibat ugal-ugalan di jalan raya dan melanggar
lampu merah, mobil Suzuki Balenno milik siswi SMA N 2 Medan dengan plat
polisi BK 1656 HL warna menabrak mobil Toyota Fortuner BK 180 RL warna
hitam milik pejabat di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) di
jalan Juanda simpang jalan Wali Kota, Jumat (14/12/2012).
Data yang dihimpun di lokasi kejadian, mobil yang dikendarai Wulan (17) warga Karya Jaya, melaju dari jalan Juanda dengan kecepatan tinggi. Namun, saat melintas polisi sedang melakukan razia, takut ditangkap karena tidak memiliki SIM dan surat lainnya, pengemudi langsung tancap gas dan menabrak mobil Fortuner yang sedang melintas.
"Mobil pelajar itu memang kencang saat melintas. apalagi saat itu marka jalan menjukkan lampu merah yang mengharuskan mereka berhenti namun karena takut razia polisi mereka langsung tancap gas," ucap B Manjorang salah satu polisi yang sedang bertugas.
Dia menceritakan, tabrakan tidak bisa dielakkan karena saat itu, pengguna lalu lintas dari jalan Wali Kota mendapatkan giliran lampu hijau yang mengharuskan mereka melaju. Sambung B Manjorang saat dilakukan pemeriksaan ternyata di dalam mobil Baleno tersebut empat orang siswa yang masih menggunakan seragam sekolah, namun beruntung mereka hanya mengalami cedera ringan.
Saut Simanjuntak (60) pemilik mobil Fortuner yang bekerja sebagai Jaksa di Kejatisu mengaku terkejut saat ditabrak karena saat kejadian mobil yang dikendarainya melaju pelan sementara mobil Baleno datang dengan kecepatan tinggi, akibatnya pintu samping serta bomber mobil peot dan mobilnya masuk ke kedalam parit.
"Saya terkejut saat ditabrak dan langsung membanting setir sehingga mobil masuk ke dalam parit, akibat peristiwa ini saya mengalami luka di bagian wajah," katanya.
Sementara itu, Wulan pengendara mobil Baleno pasca tabrakan mengaku takut ketika melihat razia yang dilakukan polisi,dan tanpa disadari kaki langsung menginjak pedal gas sehingga kecepatan menjadi tidak terkendali. "Saya takut, terus gas ku injak untuk menghindari razia lalu mobil menabrak mobil lainnya yang sedang melintas," katanya.
Sumber : http://news.okezone.com/read/2012/12/15/340/732548/ugal-ugalan-di-jalan-baleno-tabrak-fortuner
Data yang dihimpun di lokasi kejadian, mobil yang dikendarai Wulan (17) warga Karya Jaya, melaju dari jalan Juanda dengan kecepatan tinggi. Namun, saat melintas polisi sedang melakukan razia, takut ditangkap karena tidak memiliki SIM dan surat lainnya, pengemudi langsung tancap gas dan menabrak mobil Fortuner yang sedang melintas.
"Mobil pelajar itu memang kencang saat melintas. apalagi saat itu marka jalan menjukkan lampu merah yang mengharuskan mereka berhenti namun karena takut razia polisi mereka langsung tancap gas," ucap B Manjorang salah satu polisi yang sedang bertugas.
Dia menceritakan, tabrakan tidak bisa dielakkan karena saat itu, pengguna lalu lintas dari jalan Wali Kota mendapatkan giliran lampu hijau yang mengharuskan mereka melaju. Sambung B Manjorang saat dilakukan pemeriksaan ternyata di dalam mobil Baleno tersebut empat orang siswa yang masih menggunakan seragam sekolah, namun beruntung mereka hanya mengalami cedera ringan.
Saut Simanjuntak (60) pemilik mobil Fortuner yang bekerja sebagai Jaksa di Kejatisu mengaku terkejut saat ditabrak karena saat kejadian mobil yang dikendarainya melaju pelan sementara mobil Baleno datang dengan kecepatan tinggi, akibatnya pintu samping serta bomber mobil peot dan mobilnya masuk ke kedalam parit.
"Saya terkejut saat ditabrak dan langsung membanting setir sehingga mobil masuk ke dalam parit, akibat peristiwa ini saya mengalami luka di bagian wajah," katanya.
Sementara itu, Wulan pengendara mobil Baleno pasca tabrakan mengaku takut ketika melihat razia yang dilakukan polisi,dan tanpa disadari kaki langsung menginjak pedal gas sehingga kecepatan menjadi tidak terkendali. "Saya takut, terus gas ku injak untuk menghindari razia lalu mobil menabrak mobil lainnya yang sedang melintas," katanya.
Sumber : http://news.okezone.com/read/2012/12/15/340/732548/ugal-ugalan-di-jalan-baleno-tabrak-fortuner


0 komentar:
Post a Comment