Surabayanews - Arsenal
harus menelan kenyataan pahit setelah tersingkir di ajang Capital One
Cup. Menghadapi tim terlemah, Bradford City, The Gunners harus menyerah
lewat drama adu penalti setelah skor berakhir 1-1 di waktu normal.
Dari 8 tim yang tersisa, Bradford memang tercatat sebagai tim terlemah. Tim besutan Phil Parkinson ini menjadi satu-satunya tim penghuni kompetisi kasta ketiga di Inggris.
Namun, Arsenal yang turun dengan hampir kekuatan penuh tetap kesulitan mengalahkan Bradford. Bahkan, Arsenal hampir menelan kekalahan di waktu normal setelah Gary Thompson membuat Bradford unggul di menit 16.
Arsenal tampak kesulitan untuk mengejar ketertinggalan. Beruntung di menit 88, Thomas Vermaelen berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan memaksa pertandingan harus dilanjutkan lewat babak tambahan waktu.
Namun waktu 2X15 menit tetap tak mampu dimanfaatkan tim besutan Arsene Wenger. Meski menciptakan beberapa peluang emas dan mendominasi jalannya pertandingan, skor 1-1 tetap bertahan. Laga akhirnya ditentukan lewat adu penalti.
Bradford lebih dulu mengambil penalti. Nathan Doyle sebagai algojo pertama sukses menjalankan tugasnya. Sebaliknya, Santi Cazorla sebagai algojo pertama Arsenal justru gagal setelah tembakannya dapat dibaca kiper Matt Duke.
Gary Jones sukses menjadi algojo kedua Bradford. Lagi-lagi, Arsenal gagal membalas setelah penalti Maroune Chamakh tak menemui sasaran. Pada penembak ketiga, giliran Stephen Darby yang gagal. Sedangkan Arsenal lewat Jack Wilshere dan Alex Oxlade-Chamberlain sukses.
Namun Alan Connell tetap sukses menjaga Bradford unggul 3-2. Kegagalan Ritche Jones yang menjadi penembak terakhir Bradford sempat memberikan asa bagi Arsenal. Namun harapan Meriam London akhirnya musnah setelah Vermaelen gagal menaklukkan Matt Duke. Arsenal kalah 3-2 dalam drama adu penalti.
Aston Villa Kantongi Satu Tiket
Dipertandingan lainnya antara tim sesama penghuni Premier League, Aston Villa berhasil merebut satu tiket semifinal usai mengalahkan tuan rumah Norwich City dengan skor telak 1-4.
Pada laga di Carrow Road itu, Villa sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Steve Morison pada menit 19. Namun, sebelum turun minum, Aston Villa mampu membalas lewat gol Brett Holman di menit 21.
Di babak kedua, Aston Villa mampu mencetak tiga gol tambahan lewat dua gol dari Andreas Weimann (79' & 85') dan gol Christian Benteke pada masa injury time.
Susunan Pemain
Bradford: Matt Duke, Stephen Darby, James Meredith, Carl McHugh, Rory McArdle, Garry Thompson (Ritchie Jones, 72'), Will Atkinson, Gary Jones, Nathan Doyle, James Hanson, Nahki Wells (Alan Connell, 74')
Arsenal: Wojciech Szczesny, Bacary Sagna, Per Mertesacker, Thomas Vermaelen, Kieran Gibbs, Jack Wilshere, Aaron Ramsey (Tomas Rosicky, 69'), Santi Cazorla, Francis Coquelin (Marouane Chamakh, 60'), Lukas Podolski (Alex Oxlade-Chamberlain, 69'), Yao Kouassi Gervinho
Dari 8 tim yang tersisa, Bradford memang tercatat sebagai tim terlemah. Tim besutan Phil Parkinson ini menjadi satu-satunya tim penghuni kompetisi kasta ketiga di Inggris.
Namun, Arsenal yang turun dengan hampir kekuatan penuh tetap kesulitan mengalahkan Bradford. Bahkan, Arsenal hampir menelan kekalahan di waktu normal setelah Gary Thompson membuat Bradford unggul di menit 16.
Arsenal tampak kesulitan untuk mengejar ketertinggalan. Beruntung di menit 88, Thomas Vermaelen berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan memaksa pertandingan harus dilanjutkan lewat babak tambahan waktu.
Namun waktu 2X15 menit tetap tak mampu dimanfaatkan tim besutan Arsene Wenger. Meski menciptakan beberapa peluang emas dan mendominasi jalannya pertandingan, skor 1-1 tetap bertahan. Laga akhirnya ditentukan lewat adu penalti.
Bradford lebih dulu mengambil penalti. Nathan Doyle sebagai algojo pertama sukses menjalankan tugasnya. Sebaliknya, Santi Cazorla sebagai algojo pertama Arsenal justru gagal setelah tembakannya dapat dibaca kiper Matt Duke.
Gary Jones sukses menjadi algojo kedua Bradford. Lagi-lagi, Arsenal gagal membalas setelah penalti Maroune Chamakh tak menemui sasaran. Pada penembak ketiga, giliran Stephen Darby yang gagal. Sedangkan Arsenal lewat Jack Wilshere dan Alex Oxlade-Chamberlain sukses.
Namun Alan Connell tetap sukses menjaga Bradford unggul 3-2. Kegagalan Ritche Jones yang menjadi penembak terakhir Bradford sempat memberikan asa bagi Arsenal. Namun harapan Meriam London akhirnya musnah setelah Vermaelen gagal menaklukkan Matt Duke. Arsenal kalah 3-2 dalam drama adu penalti.
Aston Villa Kantongi Satu Tiket
Dipertandingan lainnya antara tim sesama penghuni Premier League, Aston Villa berhasil merebut satu tiket semifinal usai mengalahkan tuan rumah Norwich City dengan skor telak 1-4.
Pada laga di Carrow Road itu, Villa sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Steve Morison pada menit 19. Namun, sebelum turun minum, Aston Villa mampu membalas lewat gol Brett Holman di menit 21.
Di babak kedua, Aston Villa mampu mencetak tiga gol tambahan lewat dua gol dari Andreas Weimann (79' & 85') dan gol Christian Benteke pada masa injury time.
Susunan Pemain
Bradford: Matt Duke, Stephen Darby, James Meredith, Carl McHugh, Rory McArdle, Garry Thompson (Ritchie Jones, 72'), Will Atkinson, Gary Jones, Nathan Doyle, James Hanson, Nahki Wells (Alan Connell, 74')
Arsenal: Wojciech Szczesny, Bacary Sagna, Per Mertesacker, Thomas Vermaelen, Kieran Gibbs, Jack Wilshere, Aaron Ramsey (Tomas Rosicky, 69'), Santi Cazorla, Francis Coquelin (Marouane Chamakh, 60'), Lukas Podolski (Alex Oxlade-Chamberlain, 69'), Yao Kouassi Gervinho


0 komentar:
Post a Comment