Surabayanews - Malang benar nasib Iwan Fals (25), dia
terkena farises di perut sehingga hanya bisa berbaring di tempat tidur.
Untuk buang air, dia mengandalkan lubang yang dibuat dokter di perutnya.
Pria warga Desa Sumber Kolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ini sudah empat bulan lalu mengalami penyakit di perutnya.
Samsul, ayah Iwan, mengatakan, perut anaknya membesar dan sebagian sudah pecah.
Setelah menjalani perawatan di RS Lavalet, Malang, atas dana Jamkesda, penyakitnya berangsung sembuh. Dokter membuatkan saluran untuk buang air besar di perut lantaran duburnya tidak berfungsi. Namun, sepekan terakhir ini, penyakit Iwan kembali kambuh. Perutnya kembali mengeluarkan air dan menimbulkan bau busuk.
Samsul melanjutkan, saat diperiksa ke RS Abdurrahem, Situbondo, diketahui, di belakang dinding perut anaknya terdapat tumor. Dokter menyarankan agar tumor tersebut diangkat melalui operasi.
Samsul sebenarnya ingin merujuk kembali anaknya ke RS Abdurrahem atau ke Malang untuk pengangkatan tumor tersebut. Sayangnya, saat ini dia tidak memiliki biaya untuk operasi.
“Saya tak punya biaya lagi untuk keperluan operasi anak saya,” tutur pria yang bekerja sebagai buruh bangunan itu.
Menurutnya, dibutukan uang setidaknya Rp12 juta untuk keperluan operasi dan operasional selama perawatan.
Kini, Samsul dan istrinya hanya merawat Iwan Fals di rumah dengan pengobatan seadanya. Dia berharap ada bantuan untuk pengobatan anaknya.
Sumber : http://surabaya.okezone.com/read/2012/12/13/521/731458/dokter-temukan-tumor-di-dinding-perut-iwan-fals
Pria warga Desa Sumber Kolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ini sudah empat bulan lalu mengalami penyakit di perutnya.
Samsul, ayah Iwan, mengatakan, perut anaknya membesar dan sebagian sudah pecah.
Setelah menjalani perawatan di RS Lavalet, Malang, atas dana Jamkesda, penyakitnya berangsung sembuh. Dokter membuatkan saluran untuk buang air besar di perut lantaran duburnya tidak berfungsi. Namun, sepekan terakhir ini, penyakit Iwan kembali kambuh. Perutnya kembali mengeluarkan air dan menimbulkan bau busuk.
Samsul melanjutkan, saat diperiksa ke RS Abdurrahem, Situbondo, diketahui, di belakang dinding perut anaknya terdapat tumor. Dokter menyarankan agar tumor tersebut diangkat melalui operasi.
Samsul sebenarnya ingin merujuk kembali anaknya ke RS Abdurrahem atau ke Malang untuk pengangkatan tumor tersebut. Sayangnya, saat ini dia tidak memiliki biaya untuk operasi.
“Saya tak punya biaya lagi untuk keperluan operasi anak saya,” tutur pria yang bekerja sebagai buruh bangunan itu.
Menurutnya, dibutukan uang setidaknya Rp12 juta untuk keperluan operasi dan operasional selama perawatan.
Kini, Samsul dan istrinya hanya merawat Iwan Fals di rumah dengan pengobatan seadanya. Dia berharap ada bantuan untuk pengobatan anaknya.
Sumber : http://surabaya.okezone.com/read/2012/12/13/521/731458/dokter-temukan-tumor-di-dinding-perut-iwan-fals


0 komentar:
Post a Comment