Surabayanews - BEIRUT - Oposisi Suriah berhasil mengambil alih kamp
Yarmouk yang merupakan kamp pengungsi Palestina di Kota Damaskus.
Pengambil alihan kamp tersebut juga tidak luput dari bantuan warga
Palestina yang menentang Presiden Bashar al-Assad.
Kamp Yarmouk merupakan wilayah yang dipenuhi oleh gerilyawan Palestina pro-Assad, Popular Front for the Liberation of Palestine-General Command (PFLP-GC). Namun saat ini, banyak fraksi PFLP-GC yang membelot dan pimpinan PFLP, Ahmed Jibril, melarikan diri dari kamp tersebut.
Jibril lari dari kamp Yarmouk bersama putranya dan menurut laporan yang beredar, pria itu masuk ke Kota Tartus. Kota itupun menjadi basis bagi warga Alawite yang loyal terhadap Assad.
Warga Palestina yang bergabung dengan fraksi oposisi, tergabung dalam Liwa al-Asifah (Brigade Badai). Kelompok bersenjata itu sengaja dibangun oposisi Suriah untuk mengusir PFLP-GC.
"Seluruh wilayah di kamp ini berada di bawah kendali Free Syrian Army (pasukan oposisi Suriah)," ujar salah seorang aktivis Palestina, seperti dikutip Reuters, Selasa (18/12/2012).
Pada peperangan di Yarmouk, pasukan Assad menggunakan jet tempur untuk menghalau oposisi. Serangan udara pasukan Assad turut dikecam oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas karena mencelakai para pengungsi Palestina di wilayah itu. Ratusan keluarga-keluarga Palestina melarikan diri dari Yarmouk, menuju perbatasan Lebanon.
Yarmouk sudah menjadi tempat tinggal bagi ratusan pengungsi Palestina yang terusir dari wilayahnya sendiri, karena pembentukan Negara Israel. Meski demikian, warga Palestina di Yarmouk terdiri dari sejumlah fraksi yang beragam.
Sumber :
http://international.okezone.com/read/2012/12/18/412/733644/oposisi-suriah-kuasai-kamp-palestina-di-damaskus
Kamp Yarmouk merupakan wilayah yang dipenuhi oleh gerilyawan Palestina pro-Assad, Popular Front for the Liberation of Palestine-General Command (PFLP-GC). Namun saat ini, banyak fraksi PFLP-GC yang membelot dan pimpinan PFLP, Ahmed Jibril, melarikan diri dari kamp tersebut.
Jibril lari dari kamp Yarmouk bersama putranya dan menurut laporan yang beredar, pria itu masuk ke Kota Tartus. Kota itupun menjadi basis bagi warga Alawite yang loyal terhadap Assad.
Warga Palestina yang bergabung dengan fraksi oposisi, tergabung dalam Liwa al-Asifah (Brigade Badai). Kelompok bersenjata itu sengaja dibangun oposisi Suriah untuk mengusir PFLP-GC.
"Seluruh wilayah di kamp ini berada di bawah kendali Free Syrian Army (pasukan oposisi Suriah)," ujar salah seorang aktivis Palestina, seperti dikutip Reuters, Selasa (18/12/2012).
Pada peperangan di Yarmouk, pasukan Assad menggunakan jet tempur untuk menghalau oposisi. Serangan udara pasukan Assad turut dikecam oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas karena mencelakai para pengungsi Palestina di wilayah itu. Ratusan keluarga-keluarga Palestina melarikan diri dari Yarmouk, menuju perbatasan Lebanon.
Yarmouk sudah menjadi tempat tinggal bagi ratusan pengungsi Palestina yang terusir dari wilayahnya sendiri, karena pembentukan Negara Israel. Meski demikian, warga Palestina di Yarmouk terdiri dari sejumlah fraksi yang beragam.
Sumber :
http://international.okezone.com/read/2012/12/18/412/733644/oposisi-suriah-kuasai-kamp-palestina-di-damaskus


0 komentar:
Post a Comment